Jl. Rapak Indah No. 189

 Mon – Fri 08:00 am – 05:00 pm

 (+62-541) 276886

Penerapan SMK3 di PT Jasa Mutu Mineral Indonesia

SAMARINDA – SIstem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah sistem perlindungan bagi tenaga kerja dan merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Terhitung sejak tanggal 15 April 2020, PT Jasa Mineral Mutu Indonesia (JAMMIN) telah mendapatkan Sertifikat SMK3 dengan Tingkat Penilaian Penerapan Memuaskan, yang berlaku hingga 3 tahun ke depan.

Tujuan JAMMIN melakukan sertifikasi SMK3 adalah untuk meningkatkan efektifitas perlindungan K3 dengan terencana, terukur, terstruktur, terintegrasi dan untuk mencegah kecelakaan kerja dan mengurangi penyakit akibat kerja, dengan melibatkan  manajemen,  tenaga kerja/pekerja dan serikat pekerja.

Dalam rangka penerapan SMK3 di lingkup perusahaan, JAMMIN melakukan berbagai kegiatan antara lain sebagai berikut:

  1. Kegiatan periksa uji aspek Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3) untuk beberapa peralatan
  2. Pemantauan aspek Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3) Lingkungan
  3. Kegiatan regular terkait persiapan menanggapi keadaan tanggap darurat
  4. Kegiatan Medical Check Up karyawan
  5. Melakukan identifikasi kegiatan pada semua unit kerja terkait aspek K3, serta melakukan penilaian untuk menentukan pengendalian risiko.
Tentunya terdapat tantangan yang dihadapi dalam menerapkan SMK3 di lingkup perusahaan. Tantangan awal yang dihadapai JAMMIN antara lain adalah memanamkan kesadaran pentingnya Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3) kepada seluruh karyawan sehingga dapat menumbuhkan komitmen untuk melakukan kegiatan K3 dari karyawan hingga top management. Oleh karena itu, JAMMIN melakukan penyuluhan dan sosialisasi pada seluruh karyawan tentang kegiatan SMK3.
Kegiatan Penyuluhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Tantangan lain yang dihadapi adalah masalah infrastuktur yang belum memenuhi aspek Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3). Namun secara bertahap, JAMMIN memenuhi semua aspek yang dipersyaratkan. Tantangan yang dihadapi selanjutnya adalah tetap menjaga agar SMK3 tetap berjalan.

Namun, tantangan-tantangan tersebut dapat dijawab dengan komitmen penuh JAMMMIN dalam pelaksanaan SMK3 yang tertuang dalam Kebijakan K3 dan Lingkungan. Hal-hal yang menjadi komitmen JAMMIN antara lain melakukan upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, menerapkan K3 saat melakukan aktivitas oinspeksis dan pengujian, serta menjadikan penerapan SMK3 dan lingkungan sebagai bagian tidak terpisahkan dengan manajemen. Selain itu, pemahaman dan penerapan norma K3 serta ramah lingkungan dengan semangat perbaikan yang berkelanjutan dan memenuhi persyaratan K3 dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai peraturan perundang-undangan juga dilakukan oleh JAMMIN.

Dengan adanya Sertifikat SMK3 ini, harapannya JAMMIN bisa terus menjalankan komitmen penerapan SMK3 di lingkup perusahaan, serta meningkatnya kesadaran karyawan akan pentingnya keselamatan kerja sehingga tercipta tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *